“Tadoku”- Cara belajar bahasa Jepang yang Seru dan Efektif

Di postingan ini kami mau memperkenalkan cara belajar bahasa Jepang yang sangat efektif, yaitu “Tadoku”.

“Tadoku”

Caranya disebut ”Tadoku”. 

“ta” dari kanji “banyak”, sedangkan “doku” dari kanji “membaca”.

Jadi, secara harfiah, “Tadoku” berarti “membaca banyak”.

Tetapi, “Tadoku” bukan hanya “membaca banyak”, tetapi membaca banyak sambil senang-senang.

Memang materi yang dibuat untuk “Tadoku” ceritanya cukup menarik.

*Nanti ada link materi “Tadoku” yang gratis.

 

Manfaat “Tadoku”

Manfaat “Tadoku” itu meningkatkan kemampuan bahasa Jepang sambil bersenang-senang.

Tetapi, “Tadoku” bukan hanya meningkatkan kemampuan membaca bahasa Jepang.

Manfaatnya bermacam-macam.

Misalnya, ada yang bisa meningkatkan kemampuan komunikas lisan dalam bahasa Jepang.

Dan juga, ada yang lulus JLPT N1 juga. Pelatihannya “Tadoku” dan beberapa kali simulasi.

Jadi, “Tadoku” efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang secara luas.

 

Peraturan “Tadoku”

“Tadoku” berarti “membaca banyak”.

Tetapi, kalau membaca sembarangan tidak ada gunanya.

“Tadoku” ada peraturan yang sederhana.

 

Peraturan Tadoku
  1. Memilih buku yang mudah dipahami.
  2. Jangan membuka kamus.
  3. Kalau ada bagian/kosakata yang tidak dimengerti, skip saja.
  4. Kalau membaca bukunya agak sulit, ganti buku saja.

 

Ini rincian untuk peratruran masing-masing:

①Memilih buku yang mudah dipahami

Peraturan pertama: “Memilih buku yang mudah dipahami”.

Kalau bahasa Jepangnya mudah, dan kalau bukunya ada gambar, pasti mudah dipahami.

Di link berikut, bisa download buku/bacaan khusus untuk Tadoku.

 

 

②Jangan membuka kamus

Peraturan kedua: “Jangan membuka kamus”.

Peraturan ini sebenarnya bukan untuk menyusahkan pembaca, tetapi untuk memudahkan pembaca.

Memudahkan untuk membaca banyak.

Kalau ada waktu untuk membuka kamus, mendingan waktunya dipakai untuk membaca bahasa Jepang.

 

③Kalau ada bagian/kosakata yang tidak dimengerti, skip saja

Mungkin ada yang bingung karena dibilang “Jangan membuka kamus”.

Lalu, bagaimana kalau ada kosakata yang tidak tahu artinya?

Nah, ini peraturan ketiga. “Kalau ada bagian/kosakata yang tidak dimengerti, skip saja”.

Karena ada gambar, dan bahasa Jepangnya juga mudah, seharusnya bisa mengerti alur cerita secara garis besar.

Yang penting bisa menikmati bacaannya, walaupun ada bagian yang tidak dimengerti.

 

④Kalau membaca bukunya agak sulit, ganti buku saja

Peraturan keempat: “Kalau membaca bukunya agak sulit, ganti buku saja”.

Kalau susah membaca buku, alasannya karena terlalu susah atau tidak menarik.

Kalau begitu, ganti buku saja.

Yang penting membaca banyak dengan senang, bukan menyelesaikan satu buku dengan susah-payah.

 

Penutup

Di postingan ini kami memperkenalkan cara belajar bahasa Jepang yang sangat efektif, yaitu “Tadoku”.

Semoga bermanfaat!